Dinas Pendidikan Wilayah V Adakan Kegiatan Sosialisasi Tentang Pergub Jawa Barat Nomor 44 Tahun 2022

 

 

Bacaan Lainnya

KABUPATEN SUKABUMI,

Setelah rampung tertuang dalam Peraturan Gubernur(Pergub) Jawa Barat Nomor 44 tahun 2022 tentang Komite sekolah diperbolehkan menggalang dana,namun dilarang melakukan pemungutan, penggalangan dana tersebut dilakukan melalui musyawarah antara Komite Sekolah dengan orang tua wali peserta didik.

Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Barat mengadakan kegiatan sosialisasi dan pembahasan Peraturan Gubernur tentang Komite sekolah bertempat di GOR RH.Didi Sukardi Sekolah SMA Negeri 1 Kota Sukabumi (30/08/2022)

Kegiatan tersebut dihadiri dari pihak Kejaksaan, Kepolisian,Komite sekolah,Kepala Sekolah, dan KCD Jawa Barat.

“ini merupakan peraturan Gubernur yang mengatur tentang komite sekolah pertanggal 10 Agustus 2022,yang mengatur tentang komite sekolah,yang turunan dari Permendikbud no.75 tahun 2016 yang harus disosialisasikan kepada Komite dan Kepala Sekolah yang implementasinya sesuai dengan rekomendasi,”ucap Kepala KCD Jawa Barat wilayah V Nonong Winarni,M.PD

Lebih lanjut Nonong mengatakan, maksimal batasan adalah 50%, harus berasal dari orang tua siswa, dengan masa bakti 3 tahun dan dapat dipilih kembali selama setahun, dimana pungutan dan sumbangan jelas berbeda,pungutan tidak diperbolehkan tetapi sumbangan sudah diatur di Permendikbud dan dipertegas oleh Pergub ini.

“Dana BOS memiliki petunjuk setiap tahun,terkadang operasional Sekolah yang sangat dibutuhkan itu tidak tercover didalam anggaran-anggaran BOS,dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan kepada peserta didik Sekolah sangat kesulitan, dikarenakan anggaran BOSnya tidak mencukupi,ataupun tidak boleh dianggarkan,sedangkan sangat oleh Sekolah dalam peningkatan kualitas layanan,”jelasnya.

Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Komite Sekolah(FKKS) SMA dan SMK Kota Sukabumi H.Tatang Kamil saat diwawancarai awak media mengatakan,bahwa kegiatan tersebut dalam rangka peningkatan dan pengawasan dana Komite Sekolah.

“Sosialisasi ini membahas mekanisme komite,baik keberadaan tugas,fungsi,masa jabatan,dan pelaksanaan penggunaan anggaran sekolah,dalam rangka peningkatan dan pengawasan dan komite disekolah,”terangnya.

Lebih lanjut,dirinya mengungkapkan harapan, Kepala Sekolah dan komite sekolah lebih sinergi demi kemajuan mutu pendidikan disekolah

“kepala sekolah dan komite sekolah punya tanggung jawab besar. keduanya harus saling melengkapi, saling mensuport agar segala proses pembelajaran maupun pembangunan berjalan dengan baik,”pungkasnya.

( WAHYU R )

Pos terkait