Mediasi Direktur Utama PT CLGP Dengan Kadus VI Perum Citra Graha Prima

KABUPATEN BOGOR,

Untuk menyelesaikan polemik permasalahan yang selama ini melanda Warga Perumahan Citra Graha Prima kecamatan Jonggol kabupaten Bogor. Jumari selaku Kepala Dusun VI desa Singasari bersama ketua RW 012, Ketua RW 013 dan para ketua RT serta para Tokoh masyarakat berinisiatif mengundang Tomy Bungaran selaku Direktur Utama PT Cipta Laksa Graha Prima untuk mediasi menyelesaikan dan mencari jalan terbaik untuk kebaikan bersama.

Bacaan Lainnya

Pertemuan antara Para perangkat Graha Prima dan Dirut PT CLGP berlangsung di Aula Posyandu Anggrek Perum Citra Graha Prima Desa Singasari Kec Jonggol Kab Bogor. Hari Rabu pukul 13’00 sampai pukul 15’00 wib.

 

Klik Liputan Visualnya  ⬆️

Kronologi Permasalahan awal adalah Pengembang PT. Cipta Laksa Graha Prima Developer melaksanakan Pembangunan Perum Citra Graha Prima yang notabene sebagian besar di huni oleh Anggota TNI Polri, namun setelah selesai pelaksanaan pembangunan Perumahan tersebut ternyata dan sudah terbayarkan lunas oleh para konsumen, terungkap telah adanya beberapa kekurangan yang sangat merugikan konsumen ;

1. Adanya Rumah tidak Ber IMB 150 rumah dan 2 rumah tidak mempunyai Setifikat.
2. Tidak adanya Fasos fasum ( Pasar,Sarana Ibadah,Jalan utama dan Sarana Pendidikan )
3. Jalan Utama Akses Keluar masuk Perum.

Karena Jalan utama tidak di cor oleh pengembang dan menjadi masalah di musim hujan menjadi becek dan licin sehingga menyulitkan aktifitas warga. Sehingga warga Perum Citra Graha Prima secara swadaya dan bertahap serta bergotong royong  melaksanakan Pembangunan Masjid, Pasar Tradisional dan Jalan Utama Akses keluar masuk serta GAPURA Perum Citra Graha Prima. Dari Tahun 2017 bertahap sesuai kemampuan warga.

Warga Perum Citra Graha Prima berusaha untuk kooperatif dan persuasif berkoordinasi dengan pihak Pemerintahan Kades dan Camat agar supaya diserahkan ke Pemda namun selalu TERKENDALA. pasalnya tidak adanya Penyerahan dari pihak Developer ke Pemerintah Kabupaten Bogor.

Dari hasil pertemuan mediasi antara Direktur Utama PT CLGP selaku pengembang dengan para pengurur Lingkungan serta Tokoh masyarakat menghasilkan beberapa point,diantaranya ;

1. 150 IMB dan 2 sertifikat konsumen segera d selesaikan oleh pihak pengembang dengan batas waktu nya utk di sepakati.
2. Tomy Bungaran segera tentukan sisa lahan CLGP untuk fasos fasum perumahan yang di kuatkan dengan materai.
3. Penertiban bangunan liar di lingkungan dalam perumahan di relokasi yang sudah di sepekati pengembang.
4. Kompensasi yang menggunakan oleh para pengembang perumahan baik internal maupun eksternal perumahan.
5. Penyerahan Perum Citra Graha Prima ke Pemda Kab Bogor.

Tommy Bungaran selaku Dirut PT CLGP memberikan jawaban Notulen hasik Rapat Perangkat serta Tokoh masyarakat yang di laksanakan pada tgl 13 Agustus 2022 :

1. Akan jual Aset 5 Kavling untuk selesaikan Permasalahan tersebut.
2. Survey lokasi Lokasi Fasos fasum P Tommy dengan semua Perangkat.
3. Menertibkan bangunan liar dengan Surat Resmi dan disaksikan saat pembongkarannya bersama perangkat. Dan pada hari Sabtu akan Cek TKP langsung bersama Perangkat )
4. Meminta di ijinkan membangun Perum Baru didekat perumahan Citra Graha Prima dengan catatan per 500 unit akan berkontribusi jalan utama Perum Citra Graha Prima tebal 25CM, Lebar 5M kualitas K350.
5. Mengusulkan Perumahan Deplu terlebih dahulu di serahkan Pemerintah Kabupaten Bogor. Selanjutnya Graha Prima.

Pertemuan berlangsung hingga pukul 15’00 dan akan dilanjutkan pada hari Sabtu 03 September 2022. Pertemuan berjalan aman, lancar kondusif seperti apa yang di harapkan

( Tim Redaksi )

Pos terkait