DENPASAR – BALI,
Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Bali resmi membuka Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Poom/Dan Kukkiwon Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, ini dijadwalkan pada 4–5 Juli 2026.4 Juli 2026
Ujian tahun ini mencatatkan rekor partisipasi tertinggi di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengprov TI Bali, Laksamana Pertama TNI (Purn.) I Wayan Wetha. Sebanyak 112 peserta dari 8 Pengkab/Pengkot se-Bali ambil bagian, dengan rincian 66 putra dan 46 putri. Menariknya, antusiasme peserta tidak hanya datang dari Bali, tetapi juga dihadiri oleh peserta terjauh yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara, dengan peserta termuda berusia 8 tahun.
Dalam sambutannya, Laksda TNI (Purn.) I Wayan Wetha selaku Ketua Umum TI Bali menyampaikan apresiasinya atas tingginya minat atlet muda. “Kenaikan tingkat tahun ini adalah peserta terbanyak dalam masa kepemimpinan saya. Diharapkan kegiatan ini memberikan dampak positif bagi perkembangan kualitas dan kuantitas Taekwondo di Bali. Setelah dinyatakan lulus nanti, setiap peserta diharapkan memiliki target prestasi yang jelas, baik sebagai atlet maupun pelatih,” ujarnya.
*Digitalisasi Melalui Sistem TIBER*
Guna mendukung program digitalisasi dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), pelaksanaan ujian kali ini menjadi yang pertama bagi Pengprov TI Bali dalam menerapkan sistem TIBER. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses penilaian.
Seluruh rangkaian ujian dipimpin langsung oleh tim penguji yang diketuai oleh Master I Wayan Sumada dengan wakil penguji Master Joni Kasman. Ujian ini mencakup berbagai tingkatan, mulai dari Poom/Dan 1 hingga Dan 4.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi Taekwondo di Bali serta mempererat solidaritas antar insan taekwondo di wilayah Indonesia.
(Arie 65/Humas TI Bali)_






