PATI – JAWA TENGAH,
Ratusan rumah warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, terendam banjir setelah hujan deras memicu luapan Sungai Silugonggo dan Sungai Simo, Senin (12/1/2026). Ketinggian air di sejumlah titik mencapai lebih dari setengah meter, memaksa puluhan keluarga mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga terdekat.
Menyikapi kondisi tersebut, Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Juwana turun langsung ke lokasi untuk memantau situasi dan membantu pendataan warga terdampak. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Danlanal Semarang, Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M.Sc., dan dipimpin langsung oleh Danposal Juwana, Kapten Laut (E) Jion.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sedikitnya 335 rumah atau 286 kepala keluarga terdampak banjir. Selain permukiman, genangan air juga merendam sekitar 18,5 hektare pekarangan warga dengan ketinggian air di beberapa lokasi mencapai lebih dari satu meter. Sebanyak 56 kepala keluarga atau 148 jiwa terpaksa mengungsi untuk menghindari risiko kesehatan dan keselamatan.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, banjir tetap menimbulkan kerugian bagi warga. Hingga kini, kerugian material masih dalam pendataan, sementara kebutuhan mendesak warga meliputi bahan pangan, obat-obatan, dan makanan siap saji.
Danposal Juwana mengatakan, banjir di wilayah tersebut merupakan kejadian yang hampir selalu berulang setiap musim hujan. Namun, tingginya curah hujan tahun ini membuat genangan berlangsung lebih luas. “Kami akan terus berada di lapangan untuk membantu masyarakat dan memastikan informasi kondisi warga tersampaikan dengan cepat kepada pimpinan,” ujarnya.
Posal Juwana bersama Babinpotmar dan instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta memberikan bantuan kepada warga hingga kondisi berangsur normal.
Sumber Penerangan Lanal Semarang.






