KLUNGKUNG – BALI,
Aksi tanggap darurat dan sinergitas hebat ditunjukkan oleh jajaran TNI Angkatan Laut melalui Pos TNI AL (Posal) Nusa Penida, Lanal Denpasar. Bersama Tim SAR Gabungan, mereka berhasil menyelamatkan delapan orang Anak Buah Kapal (ABK) Jukung Samudera Berlian yang terbalik di perairan Barat Pulau Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Selasa (14/4/2026) malam.
Kronologi Kejadian Peristiwa mencekam ini bermula ketika Jukung Samudera Berlian dilaporkan terbalik akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan laut yang sulit pada koordinat: 8^\circ 42′ 59.62” S – 115^\circ 20′ 29.78”.
Laporan darurat pertama kali diterima oleh Komandan Posal (Danposal) Nusa Penida dari pemilik jukung, Bapak Ateng, pada pukul 19.05 WITA. Merespons cepat laporan tersebut, Danposal Nusa Penida bersama tiga personel Babinpotmar segera melakukan koordinasi kilat dengan Badan SAR (Basarnas) Nusa Penida guna menyusun rencana penyelamatan dan evakuasi medis.
Klik Liputan Visualnya ( red )
Operasi Penyelamatan di Tengah Kegelapan Tepat pada pukul 19.55 WITA, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari:
• 2 Personel Babinpotmar Posal Nusa Penida
• 4 Personel Basarnas Nusa Penida
Tim langsung bertolak menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB). Di tengah kegelapan malam dan terbatasnya jarak pandang, tim melakukan penyisiran intensif. Setelah berjuang melawan ombak, pada pukul 20.57 WITA, tim berhasil menemukan posisi Jukung Samudra Berlian yang sudah dalam kondisi terbalik.
Kondisi delapan orang ABK ditemukan dalam kondisi terapung di sekitar bangkai kapal. Beruntung, berkat kecepatan penanganan, seluruhnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa cedera serius. Berikut data delapan ABK yang berhasil diselamatkan:
• Udin
• Fahmi
• Alpin
• Ancung
• Pi’i
• Boy
• Aswin
• Yondi
”Sinergitas antara TNI AL dan Basarnas dalam operasi ini memastikan seluruh nyawa ABK dapat tertolong dengan cepat, meskipun operasi dilakukan pada malam hari dengan jarak pandang yang sangat terbatas,” ujar perwakilan tim di lapangan.
Kerugian dan Pasca-Evakuasi. Dalam insiden ini, kerugian personel dinyatakan Nihil. Sementara kerugian material berupa satu unit Jukung Samudra Berlian yang mengalami kerusakan berat akibat terbalik.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh ABK telah dibawa menuju Pelabuhan Benoa untuk penanganan lebih lanjut serta proses pemulangan ke pihak keluarga. Aksi gerak cepat ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL dalam memberikan rasa aman serta perlindungan bagi masyarakat nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, khususnya di wilayah perairan Bali.
(Arie 65-NI 86)
Sumber Pen Lanal Bali.






