PATI – JAWA TENGAH,
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang memetakan potensi 1.518 hektare lahan kedelai di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, sebagai bagian dari upaya memperkuat program ketahanan pangan nasional Tahun Anggaran 2027. Pemetaan dilakukan melalui rapat koordinasi penyusunan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) kedelai di Aula BPP Kayen, Rabu (30/9/2026).
Rakor dipimpin Paster Lanal Semarang Mayor Laut (T) Edi Waluyo sesuai arahan Danlanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M.Sc. Sekitar 30 peserta terlibat dalam pembahasan, meliputi Katimker CWS Pati Indah, Koordinator BPP Kayen Parsimin, Staf Dinas Pertanian Kabupaten Pati Zabidi, para ketua kelompok tani kedelai, PPL BPP Kayen, personel Posal Juwana, Posal Rembang dan Posal Banyutowo, serta Staf Ster Lanal Semarang. Keterlibatan unsur TNI AL, pemerintah pertanian, penyuluh dan petani ini diarahkan untuk memastikan data potensi lahan sekaligus kesiapan petani di lapangan.
Koordinator BPP Kayen Parsimin menyebutkan, potensi lahan tersebut tersebar di lima desa, yakni Jatiroto 575 hektare, Kayen 323 hektare, Rogomulyo 140 hektare, Pesagi 210 hektare, dan Trimulyo 270 hektare. Potensi itu dinilai mampu mendukung target 1.000 hektare program kedelai TNI AL pada 2027. Sebelumnya, pada 2026 realisasi tanam kedelai di Kayen mencapai 969 hektare, melampaui target setelah penyesuaian anggaran dari usulan 1.000 hektare menjadi 600 hektare.
Pola tanam masyarakat umumnya Padi MT I–Padi MT II–Kedelai, dengan waktu tanam ideal Mei–Juni. Namun, keterlambatan panen padi hingga Juli berpotensi mengganggu musim kedelai karena keterbatasan air dan meningkatnya risiko serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Sebagai langkah lanjutan, Lanal Semarang melalui Posal jajaran akan melakukan identifikasi ketersediaan air, sementara BPP Kayen bersama PPL dan kelompok tani memfinalisasi data CPCL serta kesanggupan tanam per desa. Pemetaan 1.518 hektare ini menjadi langkah awal untuk memastikan target bukan sekadar angka, tetapi ditopang lahan, petani, air, dan kesiapan lapangan yang terukur. (PEN Lanal Semarang)
#JalesvevaJayamahe
Sumber Penerangan Lanal Semarang.






