Bali Jadi Magnet Taekwondo Nasional: 865 Atlet Bertarung di Kejurnas PBTI Series 2026

DENPASAR – BALI,

Gemuruh semangat sportivitas membakar atmosfer GOR Yudomo Praja Rakcaka, Kepaon, Denpasar. Sebanyak 865 atlet dari 11 provinsi di Indonesia resmi memulai perjuangan mereka dalam ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo PBTI Series Satria Nusantara 2026 yang berlangsung pada 8-10 Mei 2026.

Bacaan Lainnya

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum IV Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Mayjen TNI Mar Supriyono. Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran tokoh TNI-Polri, pejabat daerah, serta jajaran pengurus Taekwondo Indonesia yang memberikan dukungan penuh bagi tunas-tunas muda berbakat tanah air.

Gerbang Menuju Panggung Internasional

Bukan sekadar kompetisi biasa, Kejurnas kali ini memegang peranan krusial sebagai ajang seleksi atlet menuju gelaran internasional 8th Asia Taekwondo Championship Indonesia Open yang akan dihelat di Jakarta.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Mar Supriyono menekankan bahwa Kejurnas ini adalah kawah candradimuka bagi peningkatan kualitas pembinaan nasional.

“Kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi semata, namun sarana mempererat persaudaraan dan melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional,” tegasnya.

Bali: Potensi Atlet Nasional & Destinasi Sport Tourism.

PBTI secara khusus menyoroti Bali sebagai daerah yang sangat potensial dalam melahirkan atlet nasional hingga jenjang Pelatnas. Hal ini diamini oleh Ketua Pengprov TI Bali Laksamana Pertama Purn. I Wayan Wetha, yang menyatakan rasa bangganya atas kepercayaan pusat menjadikan Pulau Dewata sebagai tuan rumah tetap event skala nasional maupun internasional.

“Potensi atlet Bali cukup menonjol dan menjadi perhitungan di tingkat pusat (PBTI), meskipun kita secara geografis daerahnya kecil. Dukungan dari Pangdam, Polda, serta Pemerintah Daerah sangat luar biasa,” ujar Ketua Pengprov TI Bali.

Beliau juga menambahkan bahwa daya tarik Bali sebagai destinasi pariwisata menjadi nilai tambah yang menjadikan setiap kejuaraan olahraga di Bali selalu disambut antusias oleh peserta dari luar daerah. “Jadi, selain prestasi di bidang olahraga, kita juga memajukan sektor wisata melalui sport tourism,” imbuhnya.

Atmosfer Kompetisi yang Sengit hingga hari pertama pertandingan, suasana kompetisi tampak sangat kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai korsa. Ratusan atlet dari berbagai kategori usia bertanding dengan teknik-teknik terbaik demi mengamankan tiket menuju seleksi nasional selanjutnya.

Kejurnas Taekwondo PBTI Series 2026 ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi taekwondo Indonesia di kancah Asia dan dunia.

Pewarta : Arie 65 – NI 86

Pos terkait