DENPASAR – BALI,
Kepedulian lintas batas kembali hadir di Pulau Dewata. Organisasi kemanusiaan internasional asal Australia, Heart to Hati Foundation (Heart to Hati Inc.), bersama Yayasan Baba Peduli Bali kembali menggelar aksi sosial bertajuk “Food Pack” dengan membagikan 1.000 paket sembako bagi warga kurang mampu di area parkir Lotte Mart Wholesale Bali, Sabtu (29/8/2026).
Aksi yang berlangsung tertib sejak pukul 12.00 hingga 17.00 WITA ini disambut antusias oleh warga penerima manfaat yang sebelumnya telah memegang kupon resmi.
CEO Heart to Hati, Guzin Inanir, yang didampingi Ketua Heart to Hati, Emine Kobak, menegaskan bahwa misi kemanusiaan lembaganya bersifat universal dan merangkul semua kalangan tanpa memandang latar belakang.
”Hari ini kita siapkan 1.000 paket sembako. Bantuan ini kami berikan kepada warga kurang mampu tanpa memandang agama atau latar belakang apa pun. Kami di sini hadir untuk membantu siapa saja yang membutuhkan,” ujar Guzin di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, aksi berbagi ini merupakan agenda rutin. Sebelumnya, pada Februari lalu, pihaknya juga telah menggelar kegiatan serupa dengan mendistribusikan 2.000 paket sembako, dan berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi sosial ini secara berkesinambungan.
Apresiasi untuk Manajemen Lotte Mart Wholesale Bali
Pada kesempatan tersebut, pihak yayasan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen Lotte Mart atas dukungan penuh yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
”Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Lotte Mart yang telah membantu dan memfasilitasi kelancaran acara ini, serta menyiapkan seluruh pengadaan barang dengan sangat mudah dan terkoordinasi dengan baik,” ungkap perwakilan yayasan.
Menembus Target 5.000 Paket Sembako
Sementara itu, Treasure Heart to Hati, Liz Kahraman, bersama Aslan Baba selaku Pemilik Yayasan Baba Peduli Bali yang menjadi motor penyaluran di lapangan, menyampaikan bahwa pihaknya memasang target ambisius untuk tahun ini.
”Target tahun ini adalah membagikan 5.000 paket sembako. Puji Tuhan, sejauh ini sudah terealisasi sebanyak 3.000 paket—2.000 paket pada bulan Februari lalu dan 1.000 paket hari ini,” jelas Aslan.
Heart to Hati sendiri merupakan organisasi nirlaba yang telah berdiri kurang lebih 10 tahun dan berbasis di Australia, dimotori oleh para dermawan warga negara Turki yang menetap di Negeri Kanguru. Siapa pun yang ingin ikut berkontribusi dapat menyalurkan donasinya melalui yayasan ini untuk disalurkan langsung kepada yang berhak.
Rekam Jejak Kemanusiaan Lintas Sektoral,
Tidak hanya berfokus pada pembagian sembako, rekam jejak Heart to Hati bersama Yayasan Baba Peduli di Indonesia dikenal sangat luas dan konsisten. Organisasi ini rutin bergerak di berbagai momen penting, mulai dari penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha, perayaan Natal, hingga respon cepat tanggap bencana.
Salah satu bukti nyata kepedulian mereka terlihat saat bencana banjir bandang menerjang Kampung Jawa tahun lalu, di mana Heart to Hati turun tangan membangun kembali 7 unit rumah warga yang rusak akibat air bah.
”Setiap tahun kami berjalan dua hingga tiga kali dalam setahun, menyesuaikan momentum seperti Idul Adha, Ramadan, maupun Natal. Kami mencari waktu-waktu yang tepat agar manfaatnya bisa dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat,” ungkap Aslan.
Selain bantuan pangan dan tanggap darurat, yayasan ini juga melebarkan sayap ke sektor pendidikan dan kesehatan. Saat ini, mereka tengah merampungkan pembangunan sekolah di Pegayaman, Singaraja, Buleleng, serta telah merampungkan pembangunan dua ruang kelas di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tak ketinggalan, bantuan kursi roda juga disalurkan secara berkala bagi anak-anak disabilitas dari keluarga prasejahtera di Bali dan Lombok.
”Alhamdulillah, kami memiliki banyak program nyata untuk membantu sesama, karena prinsip kami adalah bekerja nyata tanpa banyak bicara,” tutup Aslan. _(Arie 65 – NI 86)_






