Oknum Satpol PP Kabupaten Subang Menusuk Dua Pengamen

SUBANG,newsinvestigasi-86.com.

Nasib naas menimpa dua orang,kedua orangĀ  pengamen tersebut ditusuk dan dianiaya oleh oknum anggota Satpol PP Kabupaten Subang. Kedua pengamen tersebut adalah Udung (40) dan llham Yusri (19), Udung mengalami pendarahan akibat ditusuk Satpol PP dibagian perutnya. Sementara llham tubuhnya dipukuli, Kedua korban pun dilarikan dan dirawat di RS.PTPN Vlll Subang.

Bacaan Lainnya

Penganiayaan terjadi lantaran pelaku (Satpol PP) ini meminta uang setoran kepada Udung dan llham, Namun tidak diberi. Dan Peristiwa penusukan terjadi di Perempatan Sinta, Jalan Otto Iskandar Dinata, Subang pada Selasa kemarin.

Kandar Iskandar (19) saksi insiden ini yang juga rekan korban mengatakan, Awalnya dua anggota Satpol PP meminta uang kepada para pengamen, termasuk tim angklung mereka, Namun para pengamen itu tidak langsung memberikan uang.

Kandar mengatakan, Kami tidak memberinya, Soalnya belum dapat uang, saat itu sedang sepi belum mendapatkan uang.

“Kami bilang ngamen lagi sepi, eh dianya malah maksa. Akhirnya Kami kasih uang Rp.10 ribu. Satpol PP itu marah-marah minta ditambah, Dia mintanya 20 ribu, tapi kan emang belum dapat uang”, ujarnya kepada para awak media.

Menurut Kandar, Anggota Satpol PP tersebut kerap meminta uang kepada para pengamen. Setiap harinya mereka minta dan biasanya memang Kami suka kasih memang Rp.10 ribu, kata Kandar.

Sementara menurut llham korban penganiayaan Satpol PP lainnya mengatakan, Setelah mengalami pemerasan tersebut, Lalu para pengamen melaporkan kejadian tersebut ke kantor Satpol PP.

Namun bukannya dibantu, Kami malah dikeroyok Satpol PP di kantornya, Bahkan handphone Kami juga diambil oleh anggota Satpol PP, kami tidak terima, Saya dan Udung juga di gertak, kata Ilham.

Dia (oknum anggota Satpol PP) bilang begini ke saya, ‘Kamu mau melawan aparat?, Lalu dia mengeluarkan pisau. Sempat ditusukan ke arah saya tapi enggak kena, Malah yang kena Pak Udung, kata Ilham.

Pihak Satpol PP Kabupaten Subang pun belum bersedia dikonfirmasi oleh awak media.

Sementara Dikdik Solihin Kasatpol PP Kabupaten Subang sendiri hanya mengatakan, Pihaknya menyerahkan persoalan itu ke pihak Kepolisian.

“Nanti dulu yah, Semuanya sudah diurus pihak Kepolisian”, katanya.

(*riff).

Pos terkait