BANDUNG – JAWA BARAT,
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, H. Asep Syamsudin, S.Ag., menggelar sosialisasi pengawasan anggaran pemerintahan tahun 2026 kepada masyarakat dan Forum Wartawan Cimaung Indonesia (FORWACI) yang diundang khusus.Acara ini berlangsung di kediamannya, Kampung Buah Piit, Desa Warjabakti, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, pada Jumat (13/3/2026).
H. Asep Syamsudin memaparkan isu anggaran Provinsi Jawa Barat yang terdampak geopolitik global, khususnya eskalasi perang Amerika-Israel versus Iran. Hal ini memengaruhi kebijakan anggaran karena Indonesia masih bergantung pada impor BBM dari negara-negara Teluk dan Timur Tengah, termasuk Iran. Keterlambatan suplai BBM dari kawasan tersebut menyebabkan harga naik signifikan.
Menurutnya, pemerintah bersiap mengencangkan anggaran untuk mengendalikan kenaikan harga BBM dari US$70 per barel menjadi US$120 per barel. Artinya, tiap bulan diperlukan tambahan subsidi sebesar US$50 per barel, atau sekitar Rp1 triliun untuk seluruh Indonesia. Akibatnya, anggaran 2026 mengalami defisit.Solusi yang mungkin, kata Asep Syamsudin, adalah mengurangi atau menghapus program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan. Ia menjelaskan, berdasarkan hukum ekonomi supply and demand, kenaikan harga barang akan menurunkan permintaan, dan sebaliknya.Di tengah bulan Ramadhan, H. Asep juga menyampaikan tausiyah tentang cinta dan keimanan kepada Allah SWT.
Ia menekankan 10 poin wajib yang harus diamalkan laki-laki maupun perempuan, yaitu:Islam laki-laki perempuanIman laki-laki perempuanTaat laki-laki perempuanOrang yang benar laki-laki perempuanOrang yang sabar laki-laki perempuanOrang yang khusyuk laki-laki perempuanOrang yang bersedekah laki-laki perempuanOrang yang melaksanakan puasa laki-laki perempuanOrang yang memelihara diri dan kehormatannya laki-laki perempuanOrang yang dzikir kepada Allah SWT laki-laki perempuan”Dari keterangan tersebut, kita harus menjalankan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari kepada Sang Khaliq, Allah SWT,” pesannya.
Acara ditutup dengan pembagian sedekah berupa uang dan sembako untuk anak yatim, lansia, serta tamu undangan lainnya. Semoga menjadi keberkahan bagi pemberi maupun penerima, pungkasnya.
(thamrin).






