Acara Syukuran Pemekaran Desa Mekarwangi dari Desa Induk Lamajang, Kecamatan Pangalengan

PANGALENGAN, KAB BANDUNG 

Acara syukuran pemekaran Desa Mekarwangi berlangsung lancar dan penuh kebahagiaan pada Senin, 26 Januari 2026 kemarin. Desa baru ini lahir atas gagasan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda setelah penantian empat tahun sejak 2021.

Bacaan Lainnya

Syukuran ini digelar secara swadaya masyarakat dan dihadiri Dinas PMD Kabupaten Bandung, Forkopimcam Kecamatan Pangalengan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta kepala desa dari Cikalong, Sukamaju, dan Mekarsari di Kecamatan Cimaung. Pemekaran ini resmi setelah diterbitkan code register Desa Mekarwangi melalui surat edaran Gubernur Jawa Barat tanggal 31 Desember 2025, serta Perbup Bupati Kabupaten Bandung tanggal 23 Januari 2026 yang sekaligus melantik Pejabat (PJ) Desa Mekarwangi, Dadang Kurniawan, S.E.

Acara dimulai dengan sambutan Ketua Panitia Pemekaran Desa Mekarwangi, Jajang. Ia mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya Kepala Desa Lamajang, Ade Jalaludin, S.Pd.I., yang telah memberikan dukungan penuh hingga desa ini terbentuk.Kepala Desa Lamajang, Ade Jalaludin, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, Forkopimcam Kecamatan Pangalengan, dan Dinas PMD Kabupaten Bandung sebagai fasilitator. Ia menekankan delapan poin yang harus dilaksanakan PJ Desa sesuai surat edaran Gubernur Jawa Barat, yaitu:
– Penetapan batas wilayah desa sesuai kaidah geografis.
– Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa dari desa induk.
– Pembentukan struktur organisasi;
– Pengangkatan perangkat desa.
– Penyiapan fasilitas dasar bagi penduduk desa.
– Pembangunan sarana dan prasarana pemerintah desa.
– Pendataan bidang kependudukan, potensi ekonomi, inventarisasi pertanahan, serta pengembangan sarana ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
– Pembukaan akses perhubungan antar desa.

PJ Desa Mekarwangi, Dadang Kurniawan, S.E., menyatakan kesiapannya mengemban tugas meski tidak mudah. Ia berkomitmen menjalankannya dengan penuh tanggung jawab selama menjabat.

Sambutan penutup disampaikan Camat Pangalengan, Vena Andriawan, S.STP, M.Si. Ia menekankan prioritas bagi PJ Desa: pertama, penanganan kemiskinan yang mencapai 38 persen di Kecamatan Pangalengan – tertinggi di Kabupaten Bandung, Kedua, stunting dengan sekitar 40 kasus di Desa Mekarwangi; serta Ketiga, pendidikan di mana mayoritas penduduk hanya tamat SD atau SMP, bahkan ada yang tidak tamat SD. Camat mendorong masyarakat mengikuti kejar paket A, B, dan C yang gratis dan difasilitasi pemerintah.

(Thamrin).

Pos terkait